Pengabdian kepada Masyarakat
Home / Pendidikan / Pengabdian kepada Masyarakat / Santri Pesantren Al Manar Sanrego Didorong Jadi Wirausahawan Muda : Kolaborasi Dosen UMI dan Mahasiswa Hadirkan Pelatihan Santripreneur Berbasis Muamalah Islam dan Teknologi

Santri Pesantren Al Manar Sanrego Didorong Jadi Wirausahawan Muda : Kolaborasi Dosen UMI dan Mahasiswa Hadirkan Pelatihan Santripreneur Berbasis Muamalah Islam dan Teknologi

Bone, Sulawesi Selatan — Suasana antusias menyelimuti lingkungan pesantren di Desa Tompongpatu saat puluhan santri mengikuti pelatihan Santripreneur yang digagas oleh tim dosen dan mahasiswa Universitas Muslim Indonesia dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Penguatan Kompetensi Santripreneur dalam Muamalah Islam dan Teknologi di Pesantren melalui Budidaya Ayam.”

Kegiatan yang diikuti oleh 40 santri ini menjadi langkah nyata dalam membentuk generasi santri yang tidak hanya unggul dalam bidang keagamaan, tetapi juga mandiri secara ekonomi dengan jiwa wirausaha Islami. Melalui pendekatan berbasis teknologi, para santri diajarkan bagaimana mengembangkan usaha budidaya ayam secara modern dan profesional.

Ketua Tim Pengabdian, Ir. Syahrul Mubarak Abdullah, M.Kom, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen dosen untuk menghadirkan inovasi dan kemandirian ekonomi di dunia pesantren.

Kami ingin menumbuhkan semangat santripreneurship berbasis nilai-nilai muamalah Islam. Santri tidak hanya belajar cara beternak ayam secara modern, tetapi juga memahami bagaimana menjalankan bisnis yang halal, jujur, dan beretika sesuai ajaran Islam,” ujar Syahrul.

Program ini melibatkan mahasiswa lintas disiplin dari Program Studi Teknik Informatika, yang berperan sebagai fasilitator dan pendamping selama pelatihan berlangsung. Mereka turut membantu santri dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam usaha pesantren, mulai dari penggunaan aplikasi digital hingga strategi pemasaran daring.

Menuju Smart Village: Desa Biji Nangka akan Menerapkan Sistem Layanan Mandiri untuk Efisiensi Administrasi Publik Bersama FIKOM UMI

Salah satu mahasiswa peserta, Kharisma Suchy Aisyah, mengaku mendapatkan pengalaman berharga selama kegiatan.

Kami belajar banyak, dari mendampingi adik adik santri memahami teknologi digital hingga mengajarkan teknik fotografi dan video. Ternyata teknologi bisa menjadi jalan dakwah sekaligus pemberdayaan adik adik,” ungkapnya penuh semangat.

Bagi para santri, kegiatan ini menjadi pengalaman baru yang membuka wawasan tentang pentingnya inovasi dalam usaha.

“Awalnya kami tidak tahu kalau budidaya ayam bisa dilakukan dengan cara modern seperti ini. Sekarang kami paham bagaimana teknik dalam pengambilan gambar dan video,” tutur Ahmad Husain kelas 3 Aliyah Pesantren Al Manar Sanrego, salah satu peserta pelatihan.

Apresiasi juga datang dari pimpinan pesantren, KH. Agus Beddu Malla, yang menyambut baik inisiatif kolaboratif tersebut.

Dosen UMI Dampingi Guru SDIT Wahdah Antang Makassar Kuasai Literasi Ilmiah berbasis Digital

“Kami sangat bersyukur dengan adanya program ini. Anak anak melalui Santripreneur sejalan dengan visi pesantren untuk mencetak generasi shaleh yang juga mandiri secara ekonomi. Semoga kerja sama seperti ini terus berlanjut,” ujarnya.

Pelatihan berlangsung selama beberapa hari dengan materi mencakup sosialisasi muamalah Islam, pelatihan budidaya ayam modern, penggunaan aplikasi digital, serta evaluasi hasil belajar melalui pre-test dan post-test. Dengan berakhirnya kegiatan, Para santri di pesantren Al Manar Sanrego kini memiliki harapan baru untuk mengembangkan unit usaha mandiri berbasis santri. Program PKM ini diharapkan menjadi langkah awal menuju ekosistem pesantren produktif dan berdaya saing, di mana nilai-nilai Islam berpadu harmonis dengan kemajuan teknologi — membentuk generasi santri yang siap menjadi pelopor ekonomi halal Indonesia.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *