Makassar – Tim Dosen dari Universitas Muslim Indonesia (UMI) melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema “Transformasi Literasi Ilmiah Berbasis Teknologi Digital dalam Dunia Pendidikan” pada Jumat, 24 Oktober 2025 di SD Islam Terpadu Wahdah Islamiyah 01 Antang Makassar. Kegiatan ini diikuti oleh para guru dan siswa sebagai bentuk upaya peningkatan kualitas literasi ilmiah di era digital.
Kegiatan yang mengusung tema “Transformasi Literasi Ilmiah Berbasis Teknologi Digital dalam Dunia Pendidikan” yang dihadiri para guru sekolah dasar yang antusias mengikuti rangkaian materi dari beberapa narasumber yaitu Andi Puspitasari, M.Pd dari dosen Fakultas Sastra UMI @fs.umi.ac.id dan dari Fakultas Ilmu Komputer @fikom.umi.ac.id UMI yaitu ibu Nia Kurniati, S.Kom., M.Kom, Ibu Mardiyyah Hasnawi, S.Kom.,MT.,MTA., dan Syahrul Mubarak Abdulla, S.Kom.,M.Kom.,MTA.
Kegiatan PkM ini bertujuan membekali peserta didik dan pendidik dengan kemampuan memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran dan sumber literasi ilmiah yang lebih efektif. Tim dosen UMI menyampaikan bahwa perkembangan teknologi saat ini menuntut sekolah-sekolah untuk beradaptasi melalui pembelajaran berbasis digital yang kreatif, interaktif, dan mudah diakses.
“Guru tidak lagi cukup menguasai materi ajar, tetapi juga harus mampu mengintegrasikan teknologi sebagai bagian dari strategi pembelajaran,” ujar salah satu pengelola sekolah dalam sambutan pembuka.
“Kolaborasi bersama UMI @umi.ac.id ini sangat bermanfaat. Guru-guru kami mendapat wawasan baru mengenai metode pengajaran digital, sementara siswa menjadi lebih antusias mempelajari sains dengan cara yang menyenangkan,” ujarnya.
Materi yang disampaikan mengenai yaitu pengenalan Tools Google, penggunaan Google Docs, Google Form, Google Slides, dan Google Classroom sebagai instrumen penting dalam manajemen pembelajaran digital..
Sebagai dosen Fakultas Sastra UMI yang aktif mengkaji literasi dan media, Andi Puspita Sari, M.Pd menekankan bahwa “literasi digital bukan hanya soal menggunakan aplikasi, namun kemampuan memahami, menyeleksi, dan mengolah informasi secara kritis lalu menyampaikan kembali dalam bentuk pembelajaran yang bermakna”.
Pihak SDIT Wahdah Islamiyah 01 Antang Makassar menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini. Mereka menilai bahwa pelatihan literasi digital sangat relevan dengan kebutuhan guru saat ini, terutama dalam menghadapi perkembangan teknologi yang terus meningkat di dunia pendidikan.
“Siswa generasi hari ini sangat visual dan sangat digital. Guru perlu masuk ke dunia mereka. Dengan aplikasi-aplikasi edukasi, guru bisa menyampaikan materi lebih komunikatif dan mudah dipahami,” ujar Nia Kurniati.
Materi yang disampaikan secara praktis dengan latihan langsung, membuat peserta lebih mudah memahami cara kerja aplikasi yang digunakan. Para guru SDIT Wahdah Islamiyah 01 Antang mengaku kegiatan ini menjawab kebutuhan mereka selama ini.
“Guru-guru sangat terbantu dengan pelatihan ini. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara rutin agar guru terus berkembang dan tidak tertinggal dalam kemampuan teknologi,” ujar salah satu guru peserta pelatihan.
Pelatihan berlangsung interaktif, dari 90 peserta Guru banyak peserta yang berdiskusi, bertanya, hingga mencoba langsung fitur-fitur yang dipaparkan narasumber. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama yang menandai komitmen UMI dan sekolah untuk terus memperkuat keterampilan digital tenaga pendidik.
Melalui kegiatan ini, UMI kembali menegaskan perannya sebagai institusi yang tidak hanya fokus pada pengembangan akademik internal, tetapi juga aktif memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di era digital.



Comment