Kedah, Malaysia — Tim Dosen Fakultas Ilmu Komputer Universitas Muslim Indonesia (UMI) sukses melaksanakan Program Pengabdian Internasional berupa Pelatihan Computational Thinking dan Problem Solving bagi generasi muda di Sekolah Kebangsaan Ulu Sedaka, Yan, Kedah. Program ini mencatatkan peningkatan signifikan pada kemampuan berpikir komputasi siswa, yaitu mencapai 73,9 persen berdasarkan hasil pre-test dan post-test.
Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 15 Oktober 2025 tersebut diikuti oleh 30 siswa dan 5 guru, serta difasilitasi oleh dua dosen UMI sebagai instruktur utama. Program ini merupakan respons terhadap rendahnya literasi digital di kawasan rural Malaysia dan menjadi salah satu bentuk kontribusi UMI dalam mendukung pemerataan pendidikan berbasis teknologi di tingkat regional.
Peningkatan Kompetensi Computational Thinking
Evaluasi menunjukkan peningkatan pada seluruh aspek utama computational thinking:
- Decomposition: meningkat 80,7%
- Pattern Recognition: meningkat 64%
- Abstraction: meningkat 80,4%
- Algorithmic Thinking: meningkat 72,4%
Skor rata-rata siswa naik dari 45,2 menjadi 78,6 setelah mengikuti pelatihan.
Kolaborasi Internasional dan Antusiasme Tinggi
Program ini mendapatkan sambutan hangat dari pihak sekolah. Tingkat kehadiran mencapai 93,3 persen, sementara survei kepuasan peserta menunjukkan nilai 4,5 dari 5. Kegiatan dilakukan melalui metode interactive learning, unplugged activities, permainan logika, hingga project-based learning yang relevan dengan kehidupan lokal di Kedah.
Para guru juga memperoleh capacity building berupa pelatihan integrasi computational thinking dalam pembelajaran matematika dan sains. Pendekatan co-teaching memastikan transfer pengetahuan yang berkelanjutan setelah program berakhir.
Luaran Program: Modul, Panduan Aplikasi, dan Video Edukasi
Tim UMI menghasilkan beberapa luaran penting, antara lain:
- Modul pembelajaran digital,
- Panduan aplikasi interaktif untuk guru,
- Video tutorial edukatif melalui kanal LPkM UMI.
Luaran tersebut dirancang agar pembelajaran computational thinking dapat terus diterapkan secara mandiri oleh sekolah mitra.
Komitmen UMI terhadap Pengabdian Masyarakat Internasional
Ketua tim menegaskan bahwa program ini sejalan dengan visi UMI untuk memperkuat kontribusi internasional dalam bidang literasi digital dan teknologi pendidikan. “Kami berharap program ini menjadi model yang bisa direplikasi di sekolah-sekolah lain, baik di Malaysia maupun Indonesia,” ujarnya.
Pelaksanaan kegiatan ini didukung oleh LPkM UMI melalui skema Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Internasional 2025, sebagai wujud komitmen UMI dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat global.



Comment